RSS

Mitos tentang Reumatik beserta Faktanya

Reumatik merupakan salah satu penyakit yang lumrah di derita masyarakat Indonesia baik tua maupun muda. Reumatik merupakan suatu sindroma dengan tiga keluhan utama, yaitu nyeri, kaku, dan kelemahan sendi.

Penyakit ini menyerang sendi dan struktur jaringan penunjang di sekitar sendi sehingga dapat menimbulkan rasa nyeri. Terdapat tiga gejala reumatik, yakni pembengkakan sendi, kelemahan otot, dan gangguan gerak sendi.

Dalam tingkat yang parah, reumatik bahkan dapat menimbulkan kecacatan tetap, ketidakmampuan dan penurunan kualitas hidup. Dan pada umumnya, masyarakat tidak menghiraukan gejala-gejala yang ada.
Mereka juga menunda melakukan konsultasi ke dokter lebih awal. Padahal bagi penderita rematik, pengobatan cepat sebagai keharusan untuk mencegah bahaya penyakit rematik tersebut.

Penyakit rematik juga dapat berkembang lebih cepat bagi para wanita. Kaum wanita termasuk memiliki risiko lebih besar terkena penyakit rematik seperti halnya penderita penyakit jantung.

Sayangnya, di masyarakat masih terus berkembang mitos dan anggapan yang salah mengenai penyakit ini. Padahal mitos-mitos ini menyesatkan bila dikaji dari sisi medis dan bisa merugikan penderita.
Untuk itu sebaiknya kita mengetahui beberapa motis dan fakta seputar penyakit rematik.

1. Sering mandi malam di usia muda memicu rematik di usia tua.
Faktanya, sejauh ini belum ada bukti yang menguatkan bahwa mandi malam akan menyebabkan penyakit reumatik. Pada prinsipnya mandi malam atau mandi air dingin tidak menyebabkan rematik. Pada penderita rematik, mandi air dingin memang bisa membuat otot kaku atau spasme. Kondisi tersebut biasanya membuat sendi tertekan sehingga menimbulkan rasa sakit.

2. Makan kangkung atau bayam sebabkan rematik.

Tidak ada hasil penelitian yang menghubungkan antara bayam atau kangkung dengan resiko rematik. Kalaupun yang harus dihindari, bila seseorang ditakdirkan menderita rematik adalah makanan yang dapat memicu purin atau bahan yang akan diubah menjadi asam urat seperti jeroan, seafood atau minuman beralkohol.

3. Semua penyakit rematik disebabkan asam urat.
Faktanya, hanya sekitar 10 persen saja pengidap rematik yang asam uratnya tinggi. Banyak pasien yang asam urat tinggi justru tidak mengalami rematik. Asam urat dalam darah yang tinggi belum tentu akan menyebabkan rematik. Penyakit rematik akan terjadi bila asam urat terkumpul dalam sendi dan membentuk endapan kristal monosodium urat.

4. Penyakit rematik adalah penyakit tulang.
Faktanya rematik adalah penyakit yang menyerang persendian tulang dan terdiri dari berbagai jenis diantaranya adalah osteoartritis dan reumatoid artritis. Osteoartritis paling sering menyerang sendi-sendi besar yang mendukung berat badan seperti sendi lulut, panggul, tulang belakang, punggung dan leher meski tidak tertutup kemungkinan menyerang daerah lain sementara reumatoid artiritis dikarenakan sistem imun yang menyerang lapisan atau membran sinovial sendi clan melibatkan seluruh organ-organ tubuh, dapat menyebabkan kecacatan.

5. Penyakit rematik hanya mengincar lansia.
Faktanya, rematik menyerang semua orang, tua maupun muda baik pria maupun wanita tergantung pada jenis penyakit rematiknya. Pada rematik jenis osteoartritis umumnya menyerang orang-orang berusia diatas 45 tahun sementara jenis Lupus Eritematosus menyerang wanita muda usia produktif tetapi juga dapat mengenai setiap orang. Para pria lebih mudah terserang Gout.

6. Penyakit rematik adalah keturunan.
Faktanya, rematik tidak selalu diturunkan secara langsung dari orang tua ke anak. Namun begitu, ada kecenderungan faktor keluarga menjadi faktor resiko terjadinya rematik seperti pada Reumatoid Artritis, Lupus Eritematosus Sistemik dan Gout.

7. Sakit pada tulang di malam hari adalah tanda gejala rematik.
Faktanya, gejala-gejala yang umumnya terjadi pada penderita rematik adalah pegal-pegal dan peradangan pada sendi (merah, bengkak, nyeri, terasa panas dan umumnya sulit digerakkan). Gejala ini tidak terbatas pada malam hari dan bisa menyerang setiap saat.

Sumber : PondokIbu

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...